Selasa, 22 November 2016

Bergaji Pas-pasan Bukan Alasan untuk Tidak Berinvestasi Rumah

Hidup memang bukan hanya tentang uang, tapi tanpa uang sulit rasanya seseorang dapat hidup dengan terpenuhi segala kebutuhan hidupnya. Oleh karena sebenarnya bukanlah hal yang salah bagi seseorang dengan gaji “pas-pasan” untuk mencari cara agar ia bisa mendapatkan materi yang cukup untuk hidupnya. Salah satu cara yang mencari materi yang cukup menjanjikan di saat ini adalah dengan berinvestasi pada rumah.


Pertanyaannya, mampukah seorang yang bergaji “pas-pasan” tadi untuk memiliki sebuah rumah? Jawabannya adalah bisa, selama ia bisa memperhitungkan semuanya dengan matang.

Kali ini kami akan mencoba membahas beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat berinvestasi pada bidang properti, khususnya rumah, meskipun bergaji pas-pasan.

Hitung keadaan keuangan secara mendalam dan berhematlah!
Tahap dasar ketika Anda hendak berinvestasi adalah dengan memperhitungkan secara mendalam keadaan keuangan Anda, berapa pendapatan total Anda, berapa pengeluaran Anda, berapa tabungan yang masuk tiap bulannya, berapa besar dana yang dapat Anda alokasikan untuk berinvestasi, dan kemudian sektor pengeluaran manakah yang dapat ditekan.

Dengan melakukan perhitungan yang matang, maka Anda dapat melakukan perencanaan keuangan secara matang pula. Pastikan pula segala catatan keuangan Anda tercatat jelas dalam buku tabungan untuk alasan yang nanti akan dijelaskan.

Miliki rumah investasi Anda dengan menggunakan KPR
Program KPR rumah adalah kunci dari berinvestasi dengan gaji pas-pasan. Anda dapat memiliki rumah investasi dengan mengajukan kredit, sehingga Anda dapat berinvestasi dengan dana awal yang lebih ringan. Ketika Anda menggunakan program KPR, pilihlah tenor (jangka waktu) yang paling panjang, agar angsuran per bulannya menjadi lebih ringan, atau paling tidak masih masuk  ke dalam perhitungan dana investasi yang Anda lakukan sebelumnya. 

Ketika mengajukan KPR, bank akan menilai kemampuan ekonomi Anda. Pada saat inilah pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang jelas dapat menjadi senjata yang baik. Karena dengan pencatatan yang baik, maka pihak akan semakin yakin untuk mengabulkan permohonan KPR Anda.Pilihlah rumah yang sesuai

Dalam memilih rumah untuk investasi, pilihlah rumah yang realistis, terutama dari sisi harga. Jangan langsung memilih rumah berharga mahal karena pastinya tidak akan sesuai dengan keadaan keuangan Anda. 

Jika Anda mau keuntungan yang besar, maka pilihlah rumah yang memiliki prospek keuntungan yang tinggi, misalnya pada daerah-daerah yang baru akan ramai atau di perumahan baru. Dengan hal ini, Anda dapat memiliki rumah dengan harga yang lebih terjangkau dan dapat dijual kemudian hari nanti dengan harga yang lebih tinggi.

Manfaatkan bonus dan THR
Ketika Anda menggunakan program KPR untuk memiliki rumah, maka Anda akan membutuhkan uang muka yang cukup besar. Oleh karena itu siapkanlah tabungan yang cukup besar untuk uang muka investasi Anda. Anda dapat memanfaatkan bonus dan THR yang Anda dapatkan untuk ditabung sebagai modal untuk membayar uang muka KPR rumah Anda.

Sewakan rumah investasi Anda
Jika rumah investasi Anda sudah siap huni, maka Anda dapat mencoba untuk menyewakan rumah tersebut jika keadaan lainnya memungkinkan. Dengan cara ini, maka uang hasil sewa rumah tadi dapat digunakan sebagai uang masuk Anda, yang bisa digunakan untuk membantu pembayaran angsuran bulanan Anda.


Senin, 03 Oktober 2016

KONSULTASI PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

Salah satu cara dalam mengelola rencana keuangan keluarga yaitu investasi. Investasi dapat dalam bentuk emas, tabungan atau memiliki properti/ rumah. Nilai jual rumah yang terus meningkat dapat menjadi peluang bisnis usaha meraih keuntungan. Rata- rata bank di Indonesia memberikan bunga tabungan sebesar 2% setiap bula atau jika kita menggunakan tabungan deposito akan diberikan bunga lebih tinggi yang nilainya rata-rata adalah 6%. Sedangkan investasi rumah memungkinkan untuk bisa memperoleh keuntungan lebih besar dari angka tersebut, berikut uraianya :
Keuntungan Investasi rumah KPR :
  1. Modal yang di keluarkan untuk investasi  tidak harus sebesar harga rumah, nilai investasi awal berupa uang muka bank penyedia KPR yaitu minimal 20% dari nilai jual rumah, sisaya kemudian di angsur setiap bulan dalam jangka waktu kredit.
  2. Barang yang dijadikan investasi yaitu rumah dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti tempat tinggal atau disewakan untuk memperoleh penghasilan bulanan.
  3. Selain bertujuan investasi, memiliki rumah juga bisa memberikan kepuasan tersendiri karena merupakan barang yang banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat.
  4. Rumah atau property lebih aman terhadap inflasi atau perubahan nilai tukar mata uang.
Tips membeli rumah KPR agar untung :
  1. Membeli rumah diperumahan dengan lokasi bagus akan lebih menjamin keuntungan, misalnya pada daerah strategis di perkotaan, area bebas banjir, sarana umum yang lengkap disekitar perumahan.
  2. Setelah menetapkan perumahan mana yang akan dibeli sealnjutnya dalam lingkup yang lebih kecil yaitu memilih letak rumah pada satu komplek, rumah yang berada dijalan utama akan lebih banyak diminati, jika ada fasilitas social ( fasos ) seperti lapangan olahraga atau masjid maka dapat dipilih rumah yang dekat dengan sarana tersebut, selain itu arah hadap rumah juga mempengaruhi kenyamanan.
  3. Memberikan nilai tambah rumah, misalnya dengan melakukan renovasi untuk mempercantik nilai keindahan arsitektur sehingga dapat menarik minat pembeli rumah.
  4. Pilih bank penyedia KPR yang sudah terpercaya untuk memastikan perjanjian kredit berjalan dengan lancar dan aman serta kemudahan dalam mengambil sertifikat rumah setelah angsuran lunas.


https://www.btnproperti.co.id/servlet/id/konsultasi-perencanaan-keuangan-keluarga